You are here
Home > Travel > Beberapa Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Pintu Tol Brexit

Beberapa Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Pintu Tol Brexit

Pada saat ini, kita semua tahu hiruk pikuk yang sedang terjadi pada area tol Brebes Timur atau yang sering disebut Brexit. Niat awal tol ini dirampungkan untuk mengurangi kemacetan di jalur bagian utara justru gagal  — setidaknya hingga sejauh ini.

Hal ini terbukti di puncak mudik pada akhir pekan lalu, terjadi kemacetan parah, salah satunya ketika pemudik akan keluar di pintu tol Brexit. Bahkan, antrean kendaraan mencapai sekitar 20 kilometer dan dibutuhkan berjam-jam untuk keluar jalan tol.

Apa yang sebenarnya terjadi? Berikut 4 hal yang perlu Sobat ketahui mengenai tol tersebut:

1. Dibangun untuk antisipasi lalu lintas mudik

Jalan Tol Pejagan-Pemalang merupakan bagian dari jalan tol Trans-Jawa yang akan menghubungkan Merak, Banten, dengan Banyuwangi, Jawa Timur. Nantinya tol Pejagan-Pemalang akan dibangun sepanjang 57,5 kilometer dan melewati 4 daerah, yakni Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Pemalang.

Tol tersebut terbagi ke dalam empat seksi. Jalan yang sudah bisa dilintasi yakni seksi 1, area Pejagan-Brebes Barat, dan seksi 2, Brebes Barat-Brebes Timur. Sisanya, masih dalam proses konstruksi. Nantinya, para pemudik bisa mengambil jalur keluar di pintu tol Brebes Timur (Brexit) untuk menuju ke Brebes. Selain itu, tol tersebut juga terintegrasi dengan ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek, Cipularang, Padaleunyi dan Cipali, di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. 

Sejak awal dibangun, Presiden Jokowi sudah meminta agar 2 bagian pertama tol tersebut sudah selesai sebelum memasuki musim mudik tahun ini. Dengan begitu diharapkan bisa mengurai kepadatan arus lalu lintas di area tersebut. Dengan kehadiran tol Pejagan – Pemalang diharapkan dapat mempercepat waktu tempuh Jakarta – Brebes menjadi lebih cepat sekitar 3,5 jam hingga 4 jam.

 

2. Sempat mangkrak 20 tahun

Proyek pembangunan jalan tol tersebut sempat mangkrak selama 20 tahun karena terhambat mengenai pembebasan lahan. Menurut Jokowi, proyek itu sudah ditetapkan investor sejak 1996 lalu.

Semula, tol Pejagan-Pemalang dimiliki bersama antara PT Waskita Toll Road dan PT MNC Infrastruktur melalui perusahaan induk PT Waskita MNC Trans Jawa Toll Road. Tetapi, Waskita Toll Road kemudian mengakuisisi kepemilikan ruas tersebut seluruhnya.

Untuk pembangunan tol Pejagan-Pemalang, investasi yang dibenamkan mencapai Rp 5,52 triliun. Presiden Jokowi mengharapkan ruas tol Pejagan – Pemalang dapat rampung pada 2018.

3. Macet, minim SPBU, dan tak ada toilet

Euforia pemudik yang pulang kampung pupus ketika akan keluar dari tol Brebes Timur. Mereka dihadang kemacetan parah. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang harus menikmati kendaraan “terparkir” hingga 7 jam.

Selain masalah kemacetan tersebut, tempat peristirahatan yang hanya ada 1 tempat di area tol juga menambah masalah. Walaupun luas rest area tersebut mencapai 1 hektar, tetapi dinilai kurang membantu pemudik yang terjebak selama beberapa jam di tengah jalan.

Alhasil, mereka mengandalkan makanan yang dijual oleh para penjual di jalan, kemudian sampahnya dibuang begitu saja di jalan tol. Selain itu, pengemudi juga mengeluhkan minimnya SPBU di sepanjang tol Pejagan dan pintu keluar tol Brebes.

Isu lainnya menyangkut toilet umum. Warga juga mengeluhkan tidak ada toilet di tengah kemacetan parah. Akhirnya, pemudik memanfaatkan toilet darurat yang tersebar berderet sejak kilometer 266 jelang pintu keluar tol Brebes Timur.

4. Macet karena antrean pintu tol

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyebut penyebab panjangnya antrian kendaraan di pintu keluar tol Brebes Timur, karena 8 gerbang tol brexit hanya melayani transaksi tunai. Ia mengatakan antrian semakin panjang, apalagi jika transaksi ada kembalian.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemhub Hemi Pamurahardjo menyebut petugas pintu tol sudah melakukan “jemput bola” dengan mendatangi mobil yang berhenti untuk melakukan transaksi pembayaran masuk tol.

Hal lain yang menyebabkan kemacetan yaitu antrean di SPBU dekat pintu tol Brebes Timur. Untuk mengurai kemacetan, kata Hemi, otoritas berwenang sudah melakukan rekayasa lalu lintas di 2 jalur. Ruas pertama yakni dari Pejagan sampai Brebes Timur dialihkan ke pintu Tol Cikopo lama, ruas Jakarta-Cikampek diarahkan ke Pantura. Sementara, ruas Cikopo-Cipali ditutup sementara.

Apakah Sobat juga sempat terjebak macet di jalur tol Pejagan-Pemalang? Semoga Sobat BUSTIKET yang mudik selamat sampai tujuan ya, tetap waspada dan hati-hati di jalan.

BUSTIKET .COM
BUSTIKET.COM - Penyedia layanan pemesanan tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Indonesia. BUSTIKET.COM, Gak Antri, Gak Ribet !
https://bustiket.com

Similar Articles

Top