You are here
Home > bustiket > Tips Saat Melakukan Traveling Sendirian.

Tips Saat Melakukan Traveling Sendirian.

Hallo Sobat BUSTIKET!

Setiap dari Individu itu pasti butuh banget yang namanya, Me-Time. Sebelumnya, Me-Time itu apa, sih?

Yang dimaksud sebagai “Me-Time” adalah waktu untuk diri sendiri tanpa kehadiran orang lain, sehingga kita bisa beraktivitas sendirian (atau bahkan tidak melakukan apa-apa).

Tapi, kalo me-time gak ngelakuin apa-apa. Bosen gak sih? Pernah gak sih dari kalian terbesit untuk travelling sendirian?

Kalau sudah, tapi belum tau gimana caranya.

Nih, artikel kita kali ini bakal ngebahas tips-tips saat kalian ingin travelling sendiri!

Simak, yuk!

 

 

1. Perisapkan segalanya, mulai dari Riset Harga Tiket, Riset Penginapan, Riset Transportasi Umum.

Lakukan riset terlebih dulu tentang semuanya: harga tiket menuju ke tempat tujuan kamu, akomodasi, tarif dan jam operasional transportasi umum di sana, rute dan harga tiket masuk tempat wisata—pokoknya semuanya.

Berterimakasihlah pada teknologi internet, karena menelusuri blog-blog traveler untuk menemukan acuan jadi lebih mudah.

Kamu juga bisa melemparkan pertanyaan ke forum yang relevan, misalnya ke forum backpacker. Atau, jika kamu punya teman yang pernah mengunjungi destinasi liburanmu, jangan ragu buat bertanya pada mereka.

 

 

2. Buat Jadwal Rencanan Perjalanan, dan Anggaran Dana.

Anggaran dan rencana perjalanan adalah panduan kamu selama perjalanan berlangsung.

Ingat, lho, kamu sendirian, jadi gak mungkin kamu tanya, “Habis ini kita ke mana, ya?”

Dalam panduan itu, pastikan kamu sudah mendetilkan rencana perjalanan dari awal bangun pagi hingga kembali lagi ke penginapan. Rencanakan, mau naik apa untuk pindah dari destinasi wisata yang satu ke destinasi yang lainnya? Berapa uang yang harus disisihkan untuk makan?

Namanya panduan, tentu gak wajib kamu jalani seratus persen. Asyik juga bukan jika kamu menemukan hal seru yang gak terduga selama di jalan, atau diajak orang lokal berkunjung ke rumahnya? Tapi setidaknya, jika sudah punya panduan mau ke mana hari itu, kamu akan selalu punya pilihan mau melangkahkan kaki ke mana setelah satu destinasi wisata habis kamu jelajahi.

 

 

3. Meminimalisir Barang Yang Ingin Dibawa.

Sebagai backpacker solo, mau gak mau kamu mesti menenteng semua barangmu sendirian, terutama saat bergerak dari dan menuju tempat menginap maupun berpindah kota. Nah, mempraktekkan untuk membawa beban seringan mungkin ini memang gampang-gampang susah. Seringkali kamu tergoda buat membawa barang-barang yang sebenarnya gak diperlukan, sehingga berakhir dengan bawaan yang kebanyakan.

Beban yang ringan membuat kamu gampang bermanuver dari satu tempat ke tempat lain. Jumlah bawaan memang tergantung dari lamanya perjalananmu, tapi hindari membawa stok pakaian untuk lebih dari seminggu. Toh bisa kamu cuci, ‘kan? Membawa beban yang ringan juga membuatmu gak terlalu tampak seperti turis yang mudah jadi target penipuan.

 

 

4. Traveling Ala Couchsurfing dan Memperluas Jejaring dengan Numpang di Tempat Orang.

Couchsurfing adalah situs jejaring di mana kamu bisa menemukan sesama traveler dari berbagai belahan dunia yang menyediakan rumahnya sebagai tempat singgah traveler lain. Lewat Couchsurfing, kamu bisa berinteraksi langsung dengan warga lokal sekaligus mendapatkan tempat menginap gratis. Malah, kalau si tuan rumah lagi gak sibuk, kamu berkesempatan untuk diajak jalan-jalan dengan tour guide terpercaya, yaitu mereka sendiri.

Jangan khawatir, Couchsurfing ini termasuk sangat aman kok. Sebelum menentukan kamu mau menginap di mana, kamu bisa mengecek testimoni-testimoni orang lain yang pernah mampir di rumah mereka. Kamu juga bisa menggunakan Couchsurfing untuk liburan ke mana saja, tidak harus ke luar negeri. Banyak juga Couchsurfer sesama orang Indonesia yang akan bersedia menampungmu.

Saat traveling sendirian, berjejaring ala Couchsurfing ini bisa jadi andalan. Selain kamu gak makan tempat karena cuma sendiri, kamu juga bisa lebih intim dalam berinteraksi. Coba kalau kamu datang berombongan, belum tentu kamu diterima buat singgah di rumah orang, bisa tekor tuan rumahnya. Selain Couchsurfing, sebagian anggota forum komunitas backpacker lokal juga biasanya mau menyediakan tempat singgah buatmu.

 

 

5. Usahakan Sampai di Tempat Tujuan Siang, Agar Mudah Mencari Penginapan.

Dengan sampai di saat hari terang, kerepotan-kerepotan yang kadang gak diperlukan bisa dihindari. Misalnya, kamu gak repot cari angkutan umum untuk menuju tempat kamu menginap. Resepsionis penginapan juga pasti buka, jadi kamu gak perlu terpaksa tidur di stasiun atau terminal. Atau, jika kamu dijemput dan numpang di tempat orang, setidaknya kamu bisa menghindari rasa gak enak seperti bila kamu sampai larut malam atau dini hari.

Selain itu, kamu juga bisa mengakali penginapan dengan tidur selama perjalanan di malam hari dan sampai esok harinya. Kota asing yang baru pertama kali kamu singgahi juga terlihat lebih aman di siang hari.

 

 

6. Pisahkan Uang Tunai dan Kartu ATM. Sediakan softcopy dan hardcopy dari dokumen.

Selama jalan-jalan, simpan uang tunai dan kartu debit atau kredit—kalau punya lebih dari satu—di tempat yang berbeda, misalnya sembunyikan di sabuk atau kaos kaki. Tinggalkan juga sejumlah uang tunai dan kartu ATM cadangan di dalam tas yang kamu tinggal di loker penginapan. Seandainya dompetmu hilang atau kecopetan, kamu gak terlalu panik karena punya cadangannya.

Penting juga buat punya softcopy dan hardcopy dari surat-surat penting, seperti paspor, KTP dan tanda pengenal lainnya. Simpan sebagian hardcopy di keril, dan unggah softcopy ke cloud biar bisa kamu akses dari mana saja.

 

 

7. Catat Nomor Telepon Penting dari Kota Dikunjungi. Simpan Pula Nomor Telepon Orang Terdekat Sebagai Kontak Darurat.

Penting banget buat mencatat nomor-nomor telepon penting kota yang kamu singgahi, terutama tempat menginap, polisi dan rumah sakit. Dan jangan cuma dicatat di HP aja, catat juga di secarik kertas. Catat juga nomor telepon orang-orang terdekat lalu simpan di dompet, tas, dan sakumu. Secarik kertas ini bisa sangat berguna jika terjadi sesuatu sama kamu, misalnya tiba-tiba pingsan atau kecelakaan, biar orang yang menolongmu bisa langsung mengabari mereka.

Ya, semoga saja kamu gak pernah mengalami kejadian seperti itu. Tapi antisipasi sebelum kejadian juga gak ada salahnya, ‘kan?

 

 

Nah, dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa traveling sendirian secara aman dan nyaman. Gak ada yang perlu ditakutkan dengan traveling sendirian. Begitu kamu mencobanya, kamu akan ketagihan.

Gimana Sobat BUSTIKET? Mau nyoba untuk travelling sendirian, gak?

BUSTIKET .COM
BUSTIKET.COM - Penyedia layanan pemesanan tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Indonesia. BUSTIKET.COM, Gak Antri, Gak Ribet !
https://bustiket.com

Similar Articles

Top